Terusik benakku saat ku diam
terlintas senyummu saat ku kosong
termenung ku sejenak karena ada kau di khayalku
* ini memang gila dan benar-benar gila
karena tetap saja kau jadi ratu di mimpiku
ibailah aku, kasihanilah aku
jadikanlah aku raja di mimpimu
* ini memang benar-benar gila
hanya ini yang aku minta dari dirimu
yang tak pernah mau tahu akan deritaku.
Sabtu, 24 Maret 2012
Kaulah Cinta Sempurnaku
matahari menyapa kala dirimu ada, kaulah sebuah jawaban semua tanya...?
sungguh hati ini tak mampu ungkapkan, semua rasa yang lama terpendam di dada.
hanya kamu yang mampu membuatku merasakan cinta yang sempurna walau musim berganti ku kan selalu setia menantinya.
walau hanya dalam hati, kumampu menyatakannya...!!!
andai kau dapat merasakan, sungguh hati ini tak mampu ungkapkan semua rasa yang lama terpendam di dada, karena hanya kamulah yang membuatku bisa merasakan cinta yang sempurna
sungguh hati ini tak mampu ungkapkan, semua rasa yang lama terpendam di dada.
hanya kamu yang mampu membuatku merasakan cinta yang sempurna walau musim berganti ku kan selalu setia menantinya.
walau hanya dalam hati, kumampu menyatakannya...!!!
andai kau dapat merasakan, sungguh hati ini tak mampu ungkapkan semua rasa yang lama terpendam di dada, karena hanya kamulah yang membuatku bisa merasakan cinta yang sempurna
Bayanganmu
Terkulai ku merasakan kerinduan yang mengalir dan hembuskan kesunyian, gelisah ku rasakan tanpa dirimu kasih di sini menemani sendiriku.
lembutnya sentuhan kasih yang ku kenang, merasuk dalam jiwa saat diriku di sini menyelami khayalanku tentang bayangmu.
kupeluk erat hangat bayangmu & perlahan ku buka mata dan terpana
tersadar ku ternyata hanya bayangmu yang hadir di sini menemani sendiriku.
tiada kata dapat terucap saat sepi hati bicara, dan & berkata, hanya ada hangat bayangmu
lembutnya sentuhan kasih yang ku kenang, merasuk dalam jiwa saat diriku di sini menyelami khayalanku tentang bayangmu.
kupeluk erat hangat bayangmu & perlahan ku buka mata dan terpana
tersadar ku ternyata hanya bayangmu yang hadir di sini menemani sendiriku.
tiada kata dapat terucap saat sepi hati bicara, dan & berkata, hanya ada hangat bayangmu
Kenangan
begitu indah_y untukku kenang saat" bersamamu, dan begitu sulit_y tuk kulupakan,,,,
pernah ku coba tuk hapus semua_y namun ku tak pernah bisa, karena y9 kuinginkan, hanyalah engkau kembali kepelukanku,,,,,,,,
biarkanlah disini aku merasakan perih_y luka tanpamu, meskipun itu semua hanya membuatku semakin terluka....!!!
pernah ku coba tuk hapus semua_y namun ku tak pernah bisa, karena y9 kuinginkan, hanyalah engkau kembali kepelukanku,,,,,,,,
biarkanlah disini aku merasakan perih_y luka tanpamu, meskipun itu semua hanya membuatku semakin terluka....!!!
Memory Masalalumu
-Jika suatu hri ak mati,!! knanglah ak sbagai orng yg kau bnci,hngga tak'kn ada air mta pnyezalan..
-Jika suatu hri ak tlah tiada,!! tak usah kau ingat msalaluku,,hngga tak prnah ad memory yg trsimpan mnjadi sbuah knangan.. .
-Ttapi,.ak prnah hadir dan ada mnjadi plngkap hdupmu. .
-Relakn msa itu,biarknlah jdi msalalu yg tak usah kau knang..
-Dan ingat ak yg prnah ad di htimu,ad di jiwamu dan skarng mnjadi memory masalalumu:
-Jika suatu hri ak tlah tiada,!! tak usah kau ingat msalaluku,,hngga tak prnah ad memory yg trsimpan mnjadi sbuah knangan.. .
-Ttapi,.ak prnah hadir dan ada mnjadi plngkap hdupmu. .
-Relakn msa itu,biarknlah jdi msalalu yg tak usah kau knang..
-Dan ingat ak yg prnah ad di htimu,ad di jiwamu dan skarng mnjadi memory masalalumu:
Rabu, 28 Desember 2011
Evolusi Agama
EVOLUSI AGAMA
PENDAHULUAN
Agama merupakan peranan yang sangat penting dalam hidup dan kehidupan manusia, karena agama tidak hanya mengatur kehidupan manusia di alam akhirat saja, tetapi juga mengatur bagaimana seharusnya hidup di dunia. Agama mengajarkan nilai-nilai moral dan mengajak manusia berbuat baik dalam hubungannya dengan alam sesama manusia. Menurut Abdurrahman, dkk, bahwa kebenaran dan nilai-nilai sebagai hasil pemikiran manusia, tanpa dikendalikan oleh cahaya kebenaran agama akan mudah terjerumus dalam kesesatan.[1]
Menurut kamus besar bahasa Indonesia, “agama adalah ajaran, sistem yang mengatur tata keimanan (kepercayaan) kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, tata peribadatan, dan tata kaidah yg bertalian dengan pergaulan manusia dan manusia serta lingkungannya dengan kepercayaan itu”.[2]
Jadi sudah barang tentu dari beberapa pemaparan diatas kita dapat menarik benang merah tentang apa agama itu. Agama jika menurut saya merupakan seperangkat aturan dan tata cara yang mengatur bagaimana manusia seharusnya berinteraksi dengan Tuhan (dalam hal ini pula hal-hal yang memiliki unsur nilai-nilai sakralitas dalam agama itu sendiri), interaksi dengan manusia (baik secara individu maupun kelompok/masyarakat), dan interaksi dengan alam (lingkungan beserta seluruh mahluk yg berada di dalamnya).
Agama memiliki fungsi yang tidak dimiliki oleh sistem sosial lainnya, yaitu agama memiliki manfaat dalam hal apa yang diajarkannya, atau dikerjakannya serta untuk memperkuat ikatan dan kontinuitas (kelestarian) masyarakat. Karena yang namanya masyarakat dan agama tidak dapat dipisahkan satu dengan yang lainnya. Atau menurut Emile Durkheim dalam karyanya “The Elementary Forms of Religious Life” ia menjelaskan bahwa agama adalah cara masyarakat memperlihatkan dirinya sendiri dalam bentuk fakta sosial nonmaterial. Yang dimaksud fakta sosial nonmaterial menurut Durkheim adalah bentuk kesadaran kolektif, akhirnya Durkheim menyimpulkan bahwa masyarakat dan agama (atau lebih umum lagi, kesatuan kolektif) adalah satu dan sama.[3]
Saya sepakat dengan pendapat Durkheim tentang agama, bahwasanya agama dan masyarakat adalah satu kesatuan yang tidak dapat terpisahkan, karena dimana ada masyarakat, maka disitu pula ada sebuah sistem kepercayaan atau bisa disebut juga agama. Agama tidak mungkin dapat muncul ketika masyarakt tidak ada, agama ada dan berkembang di tengah-tengah masyarakat, karena sesuai dengan fungsi dari agama itu sendiri yang mengatur dan mengikat masyarakat pada norma-norma tertentu.
ASAL-USUL AGAMA
Semenjak manusia dilahirkan ke muka bumi, manusia telah memiliki naluri untuk hidup berkelompok dan saling berinteraksi satu sama lainnya, maka dari itu manusia disebut sebagai mahluk sosial. Manusia selain memiliki naluri untuk hidup berkelompok (bermasyarakat), manusia pula memiliki naluri untuk memeluk suatu agama, dalam hal ini bisa disebut juga suatu kepercayaan,
Langganan:
Postingan (Atom)